Selasa, 20 Januari 2015

Hubungan Problematic Internet Use dengan kecerdasan emosi

hii blogger...

dewasa ini perkembangan internet di Indonesia sudah berkembang begitu pesat dibandingkan beberapa tahun lalu, Internet memang memberikan banyak manfaat kepada para penggunanya, salah satunya adalah terbangunnya komunikasi jarak jauh. Terciptanya media sosial sangat membantu para pengguna internet untuk melakukan interaksi dengan lawan bicaranya secara leluasa dan instan.  Internet tidak hanya sekedar mendekatkan individu yang saling berkenalan namun terpisah karena jarak yang saling berjauhan, tetapi internet juga bisa menjadi sarana perkenalan dua orang asing yang tidak pernah bertemu di dunia nyata kemudian menjalin sebuah hubungan khusus karena saling tertarik satu sama lain.
Berdasarkan departemen psikologi, Universitas York di Toronto, Kanada memperkirakan bahwa pengguna internet didunia mencapai 400 juta pengguna (Richard, M.A, Gordon, Flett, & Besser, 2002), sedangkan di Indonesia sendiri terus meningkat setiap tahunnya, berdasarkan data yang dirilis oleh Kominfo pada mei 2014 pengguna internet di Indonesia mencapai 82 juta pengguna dan dari jumlah pengguna internet tersebut, 80 persen di antaranya adalah remaja berusia 15-19 tahun (kominfo.go.id, 2014).
sepertihalnya dua belah mata pisau internet juga dapat berpengaruh buruk bagi penggunanya. apakah para blogers tau apa yang dimaksud dengan problematic internet use dan bagaimana hubungannya dengan kecerdasan emosi, berikut link file karya ilmiah saya :)

Rangkuman BAB 13 Psychologist's Companion

BAB 13
Bagaimana membuat karya penulisan menjadi lebih baik: melakukan kooreksi Naskah, revisi, dan edit.


13.1    Sebelum melakukan pengajuan: Koreksi naskah dan revisi.

Merupakan salah persepsi yang umum ketika kita menulis draft pertama , dan sudah selesai. Penulis yang baik tidak serta merta mengajukan draft pertama mereka. Memang bahwa bagian terbaik dari penulisan adalah pada saat penulisan draft pertama selesai. Jangan membuat kebiasaan buruk untuk berpikir bahwa draft pertama merupakan versi terahir yang dapat langsung diajukan. Pembinmbing, editor, pembaca dan yang lainya mungkin meminta untuk melakukan revisi setidaknya sekali sebelum tulisan tersebut siap untuk diterbitkan.
Berikut adalah beberapa tips umum kesuksesan menulis naskah dan revisi:


13.1.1  Memberikan jarak.

Ketika anda sudah bekerja keras dalam membuat karya penulisan untuk waktu yang lama, anda dapat menjadi begitu tenggelam dalam penulisan tersebut sehingga sulit untuk melihat kembali secara objektif. Anda tidak lagi membaca secara hati-hati karena anda sudah membacanya dalam waktu yang lama sehingga anda tahu apa yang akan keluar selanjutnya. Letakkan karya tulisan anda sejenak, dan lakukan istirahat untuk beberapa hari atau minggu, atau jika anda terburu – buru, cobalah untuk tidak melihat karya tulis tersebut setidaknya sehari. Perspektif yang segar akan sangat membantu dalam melakukan revsisi tulisan anda dalam mencari kesalahan dan kalimat yang sulit untuk dimengerti serta melihat kekurangan lainnya yang mungkin anda tidak sadari.

13.1.2  memikirkan kembali.

            Ketika anda melihat kedalam paragraf, coba pikirkan maksud paragraf tersebut. Kemudian coba pikirkan mengenai apa yang dikatakan paragraf tersebut dengan cara yang berbeda. Apakah ada cara lain untuk menulisnya? apa ada bagian gambar yang tertinggal, atau sudahkah anda memihak tanpa menghakimi? Ketika anda sudah mempertimbangkan kembali apa yang sudah anda tulis, anda sudah siap untuk memformulasi kembali permasalahan pada kalimat atau paragraf and dapat menambahkan atau menghapus informasi yang sudah dievaluasi ulang.


13.1.3 Jangan membenarkan apa yang anda piker sudah bagus.


                Dalam suatu pergumulan, akan sangat mudah melakukan revisi dan membuat perubahan sampai karya tulis anda terlihat sangat berbeda dengan draft pertama. Anda harus berhati – hati dan selektif dalam melakukan revisi. Jangan merevisi tulisan hanya demi perubahan tulisan, anda harus memiliki alasan yang baik untuk melakukan revisi.

13.1.4 Lihat kembali checklist dalam buku ini, dan gunakan checklist sebelum melakukan pengajuan.



13.1.5 Buat struktur perubahan terlebih dahulu.


Sebelum anda mengerjakan detail lebih lanjut, pertimbangkan ulang gambaran umum dari karya tulis anda, apa pesan dari tulisan anda? Apakah tulisan tersebut jelas? Apakah karya tulis anda banyak mengandung pengulangan yang dapat dikurangi? Apakah struktur penulisan sudah sesuai aturan? Evalusai aspek – aspek tersebut dan buat perubahan sebelum berkonsentrasi pada detail.

13.1.6 Periksa kesalahan ketik dan kesalahan ejaan.


            Sebagai editor dari jurnal Psychological Bulletin, penulis seringkali menemukan kesalahan yang paling mengganggu dalam artikel yang diajukan yaitu kesalahan ketik. Mengapa? Karena lebih mudah untuk penulis melakukan pembenaran. Apakah itu tugas penulis atau pembaca untuk mengoreksi bagi kita. Selalu mengoreksi. Hal yang paling mudah untuk meningkatkan impresi anda. Jangan melakukan koreksi, beberapa pembaca atau editor akan dengan mudah untuk meminta anda melakukannya

13.1.7 Tulis yang jadi kemungkinan menjadi referensi anda dan pembaca.


Penulis artikel yang berpengalaman tidak asal menulis artikel. Mereka menulis untuk para pembaca. Mereka memilih kemungkinan jurnal sebelum mereka menulis. Anda bisa mendapatkan ide yang baik dari jenis artikel jurnal yang diberikan Penerbit hanya dengan membaca pernyataan misi jurnal (biasanya dekat bagian depan atau belakang jurnal dan seringkali di Web) dan dengan melihat masalah yang lalu.

13.1.8 Cobalah memikirkan untuk menjelaskan karya tulis anda ke orang awam.


            Jika anda merasakan jalan buntu dalam mengorganisasikan dan memformulasi karya tulis anda. Cobalah untuk berpikir menyampaikan karya tulis anda kepada orang awam. Peninjauan ini akan membantu merefleksikan subjek tulisan dengan cara yang berbeda. Hal ini akan memfasilitasi penemuan kata yang sederhana dan jalan untuk menjelaskan apa yang anda bicarakan dalam tulisan anda.

13.1.9 Cek dengan pedoman penulisan jurnal dan materi subjek.


Satu penyebab paling umum penolakan adalah penyerahan artikel yang bahkan review kasualnya tidak pantas untuk jurnal tersebut. Anda dapat menyelamatkan diri anda dengan memeriksa pedoman pengajuan, biasanya terdapat di tiap edisi jurnal untuk memastikan bahwa artikel anda sudah cocok dengan yang dimaksud.

13.1.10 Baca kembali karya tulis anda dan bayangkan diri anda sebagai pembaca yang kritis atau anda juga bisa meminta rekan anda melakukan hal yang sama.


Kita akan cenderung menyukai dan terpikat dengan hasil karya kita sendiri. Kita tidak akan menyadari kesalahan yang jelas jika berada di kertas atas nama orang lain. Maka dari itu cobalah membacanya sebagai pemberi resensi atau kritikus . atau mungkin minta teman anda untuk melakukannya.


 

13.1.11 Mengutip dan referensi (yang paling pantas untuk dikutip)


Jika kita menggunakan kata kata yang mengacu pada sebuah tulisan atau artikel yang sudah ada lebih baik kita mengutipnya.

13.1.12 Pastikan semua kutipan yang dikerjakan ada dalam referensi








13.2 Setelah Pengajuan : Membuat ulasan yang baik.

            Terkadang setelah anda mengajukan karya tulis anda, anda dapat mengharapkan beberapa ulasan dari karya tulis anda. Berikut adalah beberapa tips mengenai bagaimana berurusan dengan ulasan dan bagaimana mengambil keuntungan dari ulasan tersebut.

13.2.1 Jangan mengambil hati dari komentar review

Ulasan yang meng-kritik pekerjaan, bukan orangnya ( kecuali mereka mengerjakannya dengan salah ). Anda harus bisa membedakan mana yang kritik untuk pekerjaan dan professional walaupun itu dari teman anda. Jika anda dengan mudah tersinggung, maka anda akan menaruh dendam ke banyak orang.

13.2.2 Perhatikan ulasan dengan serius

Tidak semua kritik masuk akal. Terkadang, komentar individual terlalu bodoh. Anda tidak harus menerima semua kritikan tersebut dan mengubah hasil kerja anda. Tetapi anda harus memberikan kesempatan untuk melakukan revisi, anda diharapkan membuat surat tentang revisi dari pekerjaan anda. Surat tersebut harus menjelaskan tentang bagaimana anda menghadapi setiap poin kritik atau mengapa anda  tidak memberikan respon poin yang dipilih.

13.2.3 Hasil ketekunan anda akan terbayar

Ketika pengarang senior terlebih dadulu adalah seorang editor dari Psychological Bulletin, tidak ada artikel yang diserahkan pada jurnal tersebut dapat langsung diterima tanpa adanya revisi. Biasanya bisa mencapai dua, tiga, atau bahkan lebih banyak revisi sebelum artikel untuk sebuah jurnal diterima. Artikel yang biasanya ditolak karena artikel tersebut tidak terlalu bagus, tetapi anda harus percaya bahwa beberapa hasil pekerjaan terbaik dalam psikologi dan dalam ilmu pengetahuan lain ditolak karena orang-orang belum siap menerima pesannya ( Sternberg & Lubart 1992 ). Untuk membuat pekerjaan kreatif anda harus siap menerima resiko, dan untuk menerima resiko, terkadang anda harus terlebih dahulu gagal. Yang terpenting adalah ketika anda gagal anda mau mencobanya lagi dan belajar dari kegagalan tersebut.
                                                   

13.3 Setelah Diterima : melakukan editing untuk publikasi.


                setelah artikel anda diterima dan siap dipublikasi, anda kemungkinan mendapatkan poin- poin koreksi dari penerbit sebelum dapat diterbitkan. Koreksi tersebut sangat sensitif, jadi anda harus melakukan koreksi artikel tersebut dengan tepat waktu. Walaupun sekarang ini, dengan menggunakan komputer, kesalahan seringkali terjadi adalah salah ketik. Lihat kepada koreksi anda dengan hati – hati dan pastikan tidak ada salah ketik dan semua nomor benar.  

Selasa, 09 Desember 2014

SILOGISME

Hi bloggerrss.... 

tahukah kalian mengenai silogisme, silogisme sering kita temui ketika kita belajar mengenai filsafat, SILOGISME sendiri mempunyai definisi yaitu; 

SILOGISME adalah suatu simpulan dimana dari dua putusan premis disimpulkan suatu putusan yang baru.
Prinsip: bila premis benar, maka simpulannya benar.


untuk lebih jelas lagi mengenai silogisme, berikut adalah penjelasan lanjutan mengenai silogisme

Ada 2 macam silogisme yaitu:
Dua macam silogisme: silogisme kategoris dan silogisme hipotetis.

  • Silogisme kategoris yaitu silogisme yg premis dan simpulannya adalah putusan kategoris (pernyataan tanpa syarat). 
                  contoh: M-P perbuatan jahat itu haram 
                                  S-M menghina itu adalah perbuatan jahat
                                  S-P maka, menghina itu haram
    1. Silogisme kategoris tunggal mempunyai dua premis, terdiri dari 3 term S,P,M aturannya 
(1) adalah premis minor harus sebagai penegas, sedang premis mayor bersifat umum
contoh: M-P setiap manusia dapat mati (mayor)
               S-M Aristoteles adalah manusia (minor)
               S-P  jadi, Arisototeles dapat mati (simpulan)
(2) salah satu premis harus negatif, premis mayor nya bersifat umum
contoh: P-M lingkarang adalah bundar -mayor
               S-M segitiga bukan bentuk bundar -minor
               S-P segitiga bukan lingkaran -simpulan
(3) premis minor harus berupa penegas dan simpulannya bersifat partikular
 contoh: M-P mahasiswa itu orang dengan tugas belajar -mayor
                M-S ada mahasiswa yang orang bodoh -minor 
                S-P jadi sebagian orang bodoh itu orang dengan tugas belajar -simpulan
(4) premis minor harus berupa penegasan, sedangkan simpulan bersifat partikular
contoh: P-M influenza itu penyakit -mayor
               M-S semua penyakit mengganggu kesehatan -minor
               S-P jadi sebagian yang mengganggu kesehatan itu influenza -kesimpulan

                2. Silogisme kategoris majemuk adalah silogisme yang premis nya sangat lengkap lebih dari tiga premis jenisnya 
  • EPICHEREMA: silogisme yang salah satu atau kedua premisnya disertai alasan.
semua arloji bermutu adalah arloji mahal karena sukar pembuatannya 
arloji mido adalah arloji terbaik, karena selalu tepat dan awet
 jadi, arloji mido adalah arloji mahal
  • ENTHYMEMA: silogisme yang dalam penalarannya tidak mengemukakan semua premis                                      secara eksplisit.
contoh: Jiwa manusia adalah rohani. Jadi, tidak akan mati (versi singkat).
Versi lengkap: Yang rohani itu tidak akan dapat mati.
Jiwa manusia adalah rohani.
Maka, jiwa manusia tdk akan dpt mati.
  • POLISILOGISME: deretan silogisme dimana simpulan silogisme yang satu menjadi premis                                     untuk silogisme yang lain.
contoh: Seseorang yang menginginkan lebih dari yang dimiliki, merasa tidak puas.
Seorang yg rakus adalah seseorg yg menginginkan lebih dr yg dimiliki.
Jadi, seorang yang rakus merasa tidak puas.
Seorang yang kikir merasa tidak puas. Budi adalah seorang yang kikir. Jadi, Budi merasa tidak puas.
  • SORITES: silogisme yang premis nya lebih dari dua putusannya di hubungkan jadi satu                              sama lain sehingga predikat dari putusan yang satu jadi subjek putusan                                      berikutnya.
contoh: Orang yg tidak mengendalikan keinginannya, menginginkan seribu satu barang.
Orang yg menginginkan seribu satu barang, banyak sekali kebutuhannya.
Orang yang banyak sekali kebutuhannya, tidka tenteram hatinya. Jadi org yg tdk mengendalikan keinginannya, tidak tenteram hatinnya.

Hukum silogisme kategoris (tentang isi dan 
 luas S dan P)
 
  • Silogisme tidak boleh mengandung lebih dari tiga term (S, M, P). Kurang dari tiga berarti tidak ada silogisme. Lebih dari tiga term artinya tidak ada perbandingan. Ketiga term tetap sama artinya. Dalam silogisme S dan P disatukan oleh perbandingan masing-masing dengan M.
  • M tidak boleh masuk dalam kesimpulan, karena M berfungsi mengadakan perbandingan dengan term2.
  • Term S dan P dlm simpulan tidak boleh lebih luas dari premis-premisnya. Jika S dan P dalam premis partikular, maka dlm simpulan tidak boleh universal. Bila dilanggar akan terjadi latius hos (menarik simpulan yang terlalu luas). 

well begitulah penjelasan mengenai silogisme, tanpa kita sadari sebagai menusia tentunya sebenarnya sering kali kita menggunkan silogisme dalam percakapan sehari - hari atau ketika kita membuat suatu kesimpulan.. semoga postingan ini bermanfaat bagi kita semua, have a nice day :)

Selasa, 28 Oktober 2014

René Descartes



Hi bloggers..

have you ever heard Rene Descartes? ya beliau adalah salah satu tokoh dalam ilmu filsafat. 

   kenapa saya memasukkan beliau kedalam postingan ini adalah karena beliau adalah seorang tokoh yang saya anggap hebat dan saya pikir baik untuk di bagi dan di publikasikan, berikut secara singkat biografi Rene Descartes beliau lahir 31 maret 1956 di La Haye en Touraine, Kingdom of France dan meninggal pada 11 februari 1960 di usia 53. seperti bisa dilihat dari tempat beliu lahir dan juga dari namanya, beliau adalah orang Perancis. Rene aktif pada masa abad 17.
  
  Rene seringkali dianggap sebagai seorang pemikir pertama yang menekankan penggunaan logika terhadap pengembangan ilmu natural. baginya filsafat adalah sistem berpiikir yang merangkum semua pengetahuan dan dia mengekspresikan hal tersebut sebagai berikut: 
   " Thus, all Philosophy is like a tree, of which Metaphysics is the root, Physics the trunk, and all the other sciences the branches that grow out of this trunk, which are reduced to three principals, namely, Medicine, Mechanics, and Ethics. By the science of Morals, I understand the highest and most perfect which, presupposing an entire knowledge of the other sciences, is the last degree of wisdom "
klik untuk melihat  Profil lengkap Rene Descartes


Senin, 13 Oktober 2014

The first TM ( Tutorial Meeting) 24/09/14

hi bloggers..

well this is my first posting, pada ulasan pertama dalam blog ini saya akan membahas mengenai pertemuan pertama pada mata kuliah filsafat..
pada pertemuan pertama kelas filsafat, saya mendapati diri saya berada di kelas Bapak Karolus dan beliau adalah seorang Romo. pada pertemuan pertama tersebut diawali dengan perkenalan setelah itu kami mulai membuat kelompok, pada hari itu juga kami diminta untuk menentuan nama kelompok, membuat yell-yell  dan ditugaskan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.

  1. Apa yang dimaksud dengan Filsafat?
  2. seberapa penting ilmu filsafat untuk di pelajari?
  3. sebutkan tokoh-tokoh filsafat yang anda ketahui?
kami dipersilahkan untuk mencari jawaban dari pertanyaan - pertanyaan tersebut kepada orang-orang yang berada di sekitar kampus. setelah kita cukup berkeliling di sekitar kampus kami mendapatkan jawaban-jawaban yang diperoleh dari mahasiswa, petugas keamanan sampai dosen psikologi yang dapat kami temui. beberapa jawaban yang dapat penulis simpulkan adalah sebagai berikut, filsafat adaalah cinta atau kasih sayang bisa juga akar dari segala ilmu yang ada sekarang dan mengapa filsafat itu penting? karena, dalam mempelajari ilmu kita juga harus memahami akar dari ilmu itu sendiri sehingga kita dapat lebih memahami dan meresapi konsep dari ilmu yang kita pelajari sekarang. tokoh - tokoh filsafat yang kami dapatkan dari hasil bertanya yaitu, Plato, Descartes, Socrates dan lain-lain, pada ulasan berikutnya penulis akan membahas secara lebih dalam mengenai tokoh - tokoh tersebut.
setelah kami mendapatkan semua jawaban tersebut, kami mempresentasikan didepan kelas beserta yell yang telah kami buat. setelah semua kelompok selesai mempresentasikan hasil dari temuan mereka kemudian Pak Karolus menjelas materi filsafat pertemuan pertama. berdasarkan penjelasan Pak Karolus  kami mengetahui bahwa Filsafat memilii definisi diantaranya, ilmu yang mempelajari kecintaan terhadap sesuatu yang menghasilkan pikiran dan berdasarkan beliau juga penulis jadi lebih memehami mengapa kita perlu mempelajari filsafat yaitu, dengan mempelajari dasar-dasar ilmu sehingga dapat membantu mempelajari ilmu-ilmu yang lain, selain tiu karena ilmu-ilmu itu selalu berkembang dan berubah-ubah dengan mengetahui dasar dari ilmu, diharapkan kita dapat memahami inti dari ilmu ilmu tersebut.

sekian ulasan saya hari ini, saya harap ulasan ini dapat menambah pengetahuan kita mengenai filsafat.
have a nice day :)