BAB 13
Bagaimana membuat karya
penulisan menjadi lebih baik: melakukan kooreksi Naskah, revisi, dan edit.
Merupakan
salah persepsi yang umum ketika kita menulis draft pertama , dan sudah selesai.
Penulis yang baik tidak serta merta mengajukan draft pertama mereka. Memang
bahwa bagian terbaik dari penulisan adalah pada saat penulisan draft pertama
selesai. Jangan membuat kebiasaan buruk untuk berpikir bahwa draft pertama
merupakan versi terahir yang dapat langsung diajukan. Pembinmbing, editor,
pembaca dan yang lainya mungkin meminta untuk melakukan revisi setidaknya
sekali sebelum tulisan tersebut siap untuk diterbitkan.
Berikut adalah beberapa tips umum kesuksesan
menulis naskah dan revisi:
Ketika anda
sudah bekerja keras dalam membuat karya penulisan untuk waktu yang lama, anda
dapat menjadi begitu tenggelam dalam penulisan tersebut sehingga sulit untuk
melihat kembali secara objektif. Anda tidak lagi membaca secara hati-hati
karena anda sudah membacanya dalam waktu yang lama sehingga anda tahu apa yang
akan keluar selanjutnya. Letakkan karya tulisan anda sejenak, dan lakukan
istirahat untuk beberapa hari atau minggu, atau jika anda terburu – buru,
cobalah untuk tidak melihat karya tulis tersebut setidaknya sehari. Perspektif
yang segar akan sangat membantu dalam melakukan revsisi tulisan anda dalam
mencari kesalahan dan kalimat yang sulit untuk dimengerti serta melihat
kekurangan lainnya yang mungkin anda tidak sadari.
Ketika
anda melihat kedalam paragraf, coba pikirkan maksud paragraf tersebut. Kemudian
coba pikirkan mengenai apa yang dikatakan paragraf tersebut dengan cara yang
berbeda. Apakah ada cara lain untuk menulisnya? apa ada bagian gambar yang
tertinggal, atau sudahkah anda memihak tanpa menghakimi? Ketika anda sudah
mempertimbangkan kembali apa yang sudah anda tulis, anda sudah siap untuk
memformulasi kembali permasalahan pada kalimat atau paragraf and dapat
menambahkan atau menghapus informasi yang sudah dievaluasi ulang.
Dalam suatu pergumulan, akan sangat mudah melakukan revisi dan
membuat perubahan sampai karya tulis anda terlihat sangat berbeda dengan draft
pertama. Anda harus berhati – hati dan selektif dalam melakukan revisi. Jangan
merevisi tulisan hanya demi perubahan tulisan, anda harus memiliki alasan yang
baik untuk melakukan revisi.
Sebelum anda mengerjakan detail lebih
lanjut, pertimbangkan ulang gambaran umum dari karya tulis anda, apa pesan dari
tulisan anda? Apakah tulisan tersebut jelas? Apakah karya tulis anda banyak
mengandung pengulangan yang dapat dikurangi? Apakah struktur penulisan sudah
sesuai aturan? Evalusai aspek – aspek tersebut dan buat perubahan sebelum
berkonsentrasi pada detail.
Sebagai
editor dari jurnal Psychological Bulletin,
penulis seringkali menemukan kesalahan yang paling mengganggu dalam artikel
yang diajukan yaitu kesalahan ketik. Mengapa? Karena lebih mudah untuk penulis
melakukan pembenaran. Apakah itu tugas penulis atau pembaca untuk mengoreksi
bagi kita. Selalu mengoreksi. Hal yang paling mudah untuk meningkatkan impresi
anda. Jangan melakukan koreksi, beberapa pembaca atau editor akan dengan mudah
untuk meminta anda melakukannya
Penulis artikel yang berpengalaman tidak asal menulis artikel.
Mereka menulis untuk para pembaca. Mereka memilih kemungkinan jurnal sebelum
mereka menulis. Anda bisa mendapatkan ide yang baik dari jenis artikel jurnal
yang diberikan Penerbit hanya dengan membaca pernyataan misi jurnal (biasanya dekat
bagian depan atau belakang jurnal dan seringkali di Web) dan dengan melihat masalah
yang lalu.
Jika
anda merasakan jalan buntu dalam mengorganisasikan dan memformulasi karya tulis
anda. Cobalah untuk berpikir menyampaikan karya tulis anda kepada orang awam.
Peninjauan ini akan membantu merefleksikan subjek tulisan dengan cara yang
berbeda. Hal ini akan memfasilitasi penemuan kata yang sederhana dan jalan
untuk menjelaskan apa yang anda bicarakan dalam tulisan anda.
Satu penyebab paling umum penolakan adalah penyerahan artikel yang
bahkan review kasualnya tidak pantas untuk jurnal tersebut. Anda dapat
menyelamatkan diri anda dengan memeriksa pedoman pengajuan, biasanya terdapat
di tiap edisi jurnal untuk memastikan bahwa artikel anda sudah cocok dengan
yang dimaksud.
Kita akan cenderung menyukai dan terpikat dengan hasil karya kita
sendiri. Kita tidak akan menyadari kesalahan yang jelas jika berada di kertas
atas nama orang lain. Maka dari itu cobalah membacanya sebagai pemberi resensi
atau kritikus . atau mungkin minta teman anda untuk melakukannya.
Jika kita menggunakan kata kata yang mengacu pada sebuah tulisan
atau artikel yang sudah ada lebih baik kita mengutipnya.
Terkadang
setelah anda mengajukan karya tulis anda, anda dapat mengharapkan beberapa
ulasan dari karya tulis anda. Berikut adalah beberapa tips mengenai bagaimana
berurusan dengan ulasan dan bagaimana mengambil keuntungan dari ulasan
tersebut.
Ulasan yang meng-kritik pekerjaan, bukan orangnya ( kecuali mereka
mengerjakannya dengan salah ). Anda harus bisa membedakan mana yang kritik
untuk pekerjaan dan professional walaupun itu dari teman anda. Jika anda dengan
mudah tersinggung, maka anda akan menaruh dendam ke banyak orang.
Tidak semua kritik masuk akal. Terkadang, komentar individual
terlalu bodoh. Anda tidak harus menerima semua kritikan tersebut dan mengubah
hasil kerja anda. Tetapi anda harus memberikan kesempatan untuk melakukan
revisi, anda diharapkan membuat surat tentang revisi dari pekerjaan anda. Surat
tersebut harus menjelaskan tentang bagaimana anda menghadapi setiap poin kritik
atau mengapa anda tidak memberikan respon
poin yang dipilih.
Ketika pengarang senior terlebih dadulu adalah seorang editor dari Psychological Bulletin, tidak ada artikel yang
diserahkan pada jurnal tersebut dapat langsung diterima tanpa adanya revisi.
Biasanya bisa mencapai dua, tiga, atau bahkan lebih banyak revisi sebelum
artikel untuk sebuah jurnal diterima. Artikel yang biasanya ditolak karena
artikel tersebut tidak terlalu bagus, tetapi anda harus percaya bahwa beberapa
hasil pekerjaan terbaik dalam psikologi dan dalam ilmu pengetahuan lain ditolak
karena orang-orang belum siap menerima pesannya ( Sternberg & Lubart 1992
). Untuk membuat pekerjaan kreatif anda harus siap menerima resiko, dan untuk
menerima resiko, terkadang anda harus terlebih dahulu gagal. Yang terpenting
adalah ketika anda gagal anda mau mencobanya lagi dan belajar dari kegagalan
tersebut.
setelah artikel anda diterima
dan siap dipublikasi, anda kemungkinan mendapatkan poin- poin koreksi dari
penerbit sebelum dapat diterbitkan. Koreksi tersebut sangat sensitif, jadi anda
harus melakukan koreksi artikel tersebut dengan tepat waktu. Walaupun sekarang
ini, dengan menggunakan komputer, kesalahan seringkali terjadi adalah salah
ketik. Lihat kepada koreksi anda dengan hati – hati dan pastikan tidak ada
salah ketik dan semua nomor benar.