Selasa, 09 Desember 2014

SILOGISME

Hi bloggerrss.... 

tahukah kalian mengenai silogisme, silogisme sering kita temui ketika kita belajar mengenai filsafat, SILOGISME sendiri mempunyai definisi yaitu; 

SILOGISME adalah suatu simpulan dimana dari dua putusan premis disimpulkan suatu putusan yang baru.
Prinsip: bila premis benar, maka simpulannya benar.


untuk lebih jelas lagi mengenai silogisme, berikut adalah penjelasan lanjutan mengenai silogisme

Ada 2 macam silogisme yaitu:
Dua macam silogisme: silogisme kategoris dan silogisme hipotetis.

  • Silogisme kategoris yaitu silogisme yg premis dan simpulannya adalah putusan kategoris (pernyataan tanpa syarat). 
                  contoh: M-P perbuatan jahat itu haram 
                                  S-M menghina itu adalah perbuatan jahat
                                  S-P maka, menghina itu haram
    1. Silogisme kategoris tunggal mempunyai dua premis, terdiri dari 3 term S,P,M aturannya 
(1) adalah premis minor harus sebagai penegas, sedang premis mayor bersifat umum
contoh: M-P setiap manusia dapat mati (mayor)
               S-M Aristoteles adalah manusia (minor)
               S-P  jadi, Arisototeles dapat mati (simpulan)
(2) salah satu premis harus negatif, premis mayor nya bersifat umum
contoh: P-M lingkarang adalah bundar -mayor
               S-M segitiga bukan bentuk bundar -minor
               S-P segitiga bukan lingkaran -simpulan
(3) premis minor harus berupa penegas dan simpulannya bersifat partikular
 contoh: M-P mahasiswa itu orang dengan tugas belajar -mayor
                M-S ada mahasiswa yang orang bodoh -minor 
                S-P jadi sebagian orang bodoh itu orang dengan tugas belajar -simpulan
(4) premis minor harus berupa penegasan, sedangkan simpulan bersifat partikular
contoh: P-M influenza itu penyakit -mayor
               M-S semua penyakit mengganggu kesehatan -minor
               S-P jadi sebagian yang mengganggu kesehatan itu influenza -kesimpulan

                2. Silogisme kategoris majemuk adalah silogisme yang premis nya sangat lengkap lebih dari tiga premis jenisnya 
  • EPICHEREMA: silogisme yang salah satu atau kedua premisnya disertai alasan.
semua arloji bermutu adalah arloji mahal karena sukar pembuatannya 
arloji mido adalah arloji terbaik, karena selalu tepat dan awet
 jadi, arloji mido adalah arloji mahal
  • ENTHYMEMA: silogisme yang dalam penalarannya tidak mengemukakan semua premis                                      secara eksplisit.
contoh: Jiwa manusia adalah rohani. Jadi, tidak akan mati (versi singkat).
Versi lengkap: Yang rohani itu tidak akan dapat mati.
Jiwa manusia adalah rohani.
Maka, jiwa manusia tdk akan dpt mati.
  • POLISILOGISME: deretan silogisme dimana simpulan silogisme yang satu menjadi premis                                     untuk silogisme yang lain.
contoh: Seseorang yang menginginkan lebih dari yang dimiliki, merasa tidak puas.
Seorang yg rakus adalah seseorg yg menginginkan lebih dr yg dimiliki.
Jadi, seorang yang rakus merasa tidak puas.
Seorang yang kikir merasa tidak puas. Budi adalah seorang yang kikir. Jadi, Budi merasa tidak puas.
  • SORITES: silogisme yang premis nya lebih dari dua putusannya di hubungkan jadi satu                              sama lain sehingga predikat dari putusan yang satu jadi subjek putusan                                      berikutnya.
contoh: Orang yg tidak mengendalikan keinginannya, menginginkan seribu satu barang.
Orang yg menginginkan seribu satu barang, banyak sekali kebutuhannya.
Orang yang banyak sekali kebutuhannya, tidka tenteram hatinya. Jadi org yg tdk mengendalikan keinginannya, tidak tenteram hatinnya.

Hukum silogisme kategoris (tentang isi dan 
 luas S dan P)
 
  • Silogisme tidak boleh mengandung lebih dari tiga term (S, M, P). Kurang dari tiga berarti tidak ada silogisme. Lebih dari tiga term artinya tidak ada perbandingan. Ketiga term tetap sama artinya. Dalam silogisme S dan P disatukan oleh perbandingan masing-masing dengan M.
  • M tidak boleh masuk dalam kesimpulan, karena M berfungsi mengadakan perbandingan dengan term2.
  • Term S dan P dlm simpulan tidak boleh lebih luas dari premis-premisnya. Jika S dan P dalam premis partikular, maka dlm simpulan tidak boleh universal. Bila dilanggar akan terjadi latius hos (menarik simpulan yang terlalu luas). 

well begitulah penjelasan mengenai silogisme, tanpa kita sadari sebagai menusia tentunya sebenarnya sering kali kita menggunkan silogisme dalam percakapan sehari - hari atau ketika kita membuat suatu kesimpulan.. semoga postingan ini bermanfaat bagi kita semua, have a nice day :)

Selasa, 28 Oktober 2014

René Descartes



Hi bloggers..

have you ever heard Rene Descartes? ya beliau adalah salah satu tokoh dalam ilmu filsafat. 

   kenapa saya memasukkan beliau kedalam postingan ini adalah karena beliau adalah seorang tokoh yang saya anggap hebat dan saya pikir baik untuk di bagi dan di publikasikan, berikut secara singkat biografi Rene Descartes beliau lahir 31 maret 1956 di La Haye en Touraine, Kingdom of France dan meninggal pada 11 februari 1960 di usia 53. seperti bisa dilihat dari tempat beliu lahir dan juga dari namanya, beliau adalah orang Perancis. Rene aktif pada masa abad 17.
  
  Rene seringkali dianggap sebagai seorang pemikir pertama yang menekankan penggunaan logika terhadap pengembangan ilmu natural. baginya filsafat adalah sistem berpiikir yang merangkum semua pengetahuan dan dia mengekspresikan hal tersebut sebagai berikut: 
   " Thus, all Philosophy is like a tree, of which Metaphysics is the root, Physics the trunk, and all the other sciences the branches that grow out of this trunk, which are reduced to three principals, namely, Medicine, Mechanics, and Ethics. By the science of Morals, I understand the highest and most perfect which, presupposing an entire knowledge of the other sciences, is the last degree of wisdom "
klik untuk melihat  Profil lengkap Rene Descartes


Senin, 13 Oktober 2014

The first TM ( Tutorial Meeting) 24/09/14

hi bloggers..

well this is my first posting, pada ulasan pertama dalam blog ini saya akan membahas mengenai pertemuan pertama pada mata kuliah filsafat..
pada pertemuan pertama kelas filsafat, saya mendapati diri saya berada di kelas Bapak Karolus dan beliau adalah seorang Romo. pada pertemuan pertama tersebut diawali dengan perkenalan setelah itu kami mulai membuat kelompok, pada hari itu juga kami diminta untuk menentuan nama kelompok, membuat yell-yell  dan ditugaskan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.

  1. Apa yang dimaksud dengan Filsafat?
  2. seberapa penting ilmu filsafat untuk di pelajari?
  3. sebutkan tokoh-tokoh filsafat yang anda ketahui?
kami dipersilahkan untuk mencari jawaban dari pertanyaan - pertanyaan tersebut kepada orang-orang yang berada di sekitar kampus. setelah kita cukup berkeliling di sekitar kampus kami mendapatkan jawaban-jawaban yang diperoleh dari mahasiswa, petugas keamanan sampai dosen psikologi yang dapat kami temui. beberapa jawaban yang dapat penulis simpulkan adalah sebagai berikut, filsafat adaalah cinta atau kasih sayang bisa juga akar dari segala ilmu yang ada sekarang dan mengapa filsafat itu penting? karena, dalam mempelajari ilmu kita juga harus memahami akar dari ilmu itu sendiri sehingga kita dapat lebih memahami dan meresapi konsep dari ilmu yang kita pelajari sekarang. tokoh - tokoh filsafat yang kami dapatkan dari hasil bertanya yaitu, Plato, Descartes, Socrates dan lain-lain, pada ulasan berikutnya penulis akan membahas secara lebih dalam mengenai tokoh - tokoh tersebut.
setelah kami mendapatkan semua jawaban tersebut, kami mempresentasikan didepan kelas beserta yell yang telah kami buat. setelah semua kelompok selesai mempresentasikan hasil dari temuan mereka kemudian Pak Karolus menjelas materi filsafat pertemuan pertama. berdasarkan penjelasan Pak Karolus  kami mengetahui bahwa Filsafat memilii definisi diantaranya, ilmu yang mempelajari kecintaan terhadap sesuatu yang menghasilkan pikiran dan berdasarkan beliau juga penulis jadi lebih memehami mengapa kita perlu mempelajari filsafat yaitu, dengan mempelajari dasar-dasar ilmu sehingga dapat membantu mempelajari ilmu-ilmu yang lain, selain tiu karena ilmu-ilmu itu selalu berkembang dan berubah-ubah dengan mengetahui dasar dari ilmu, diharapkan kita dapat memahami inti dari ilmu ilmu tersebut.

sekian ulasan saya hari ini, saya harap ulasan ini dapat menambah pengetahuan kita mengenai filsafat.
have a nice day :)